F.A.Q

Q : Keamanan data setelah pelaksanaan SPAN, apakah dengan by system dapat menjamin keamanan data pengelolaan keuangan negara mulai dari perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran sampai dengan akuntansi dan pelaporan keuangan. Keamanan di sini ada dua arti yaitu dalam hal keamanan para petugas FO dalam bertugas dan keamanan data secara elektronik yang sesuai dengan UU ITE. 
A : Keamanan para petugas FO  dan keamanan data dijamin dengan SOP baru. 

 

Q : Bagaimana sistem pengiriman data dari aplikasi SAKTI ke aplikasi SPAN oleh satker yang mana di daerah kantornya sinyal untuk internet susah bahkan tidak ada dan jarak lokasi satker tersebut dengan KPPN sangat jauh tempatnya (misal: di Lumpo Kab. Pesisir Selatan – Sumbar). Apabila melalui kurir atau jasa pengiriman/ekspedisi akan memakan waktu lama dan berulang-ulang mengingat dalam rangka pelaksanaan akuntansi berbasis akrual setiap ada transaksi harus disampaikan kepada KPPN, misal: penyampaian resume kontrak, resume tagihan sampai dengan SPM 
A : Perlu kebijakan khusus terkait penyampaian ADK ke KPPN. 

 

Q : Bagaimana payung hukum arsip soft copy? Misalnya bobot keabsahan tandatangan basah di PDF ? 
A : Softcopy ADK formatnya sudah ditentukan, bukan hardcopy yang dipindai (scan) menjadi PDF. Tanda tangan basah akan diganti dengan digital signature. 

 

Q : Bagaimana kesiapan jaringan IT SPAN terutama untuk satker terpencil? Dan Bagaimana dengan satker yang tidak memiliki koneksi internet? 
A : Jaringan SPAN hanya sampai KPPN, tidak sampai ke satker 

 

Q : Pada tahun 2012 saat dilaksanakan Roll Out SPAN apakah satker masih menggunakan Aplikasi yang lama? Jika masih berarti satker menggukanan aplikasi lama dan SAKTI (untuk penyusunan RKAKL DIPA tahun 2011) 
A : Pada tahun 2012 semua satker kecuali satker BA 999 lingkup Kementerian Keuangan tetap menggunakan Aplikasi Eksisting. Sedangkan untuk menginput RKAKL TA 2013 yang dimulai bulan April 2012 satker sudah mulai memakai SAKTI