Mengenal Arsitektur Pengembangan SAKTI

Pengembangan SAKTI dituntut untuk bisa diterapkan pada berbagai karakteristik satker baik dari sisi besaran organisasi, kompleksitas pengelolaan keuangan dan juga ketersediaan infrastruktur. Untuk memenuhi target tersebut, SAKTI dikembangkan menggunakan arsitektur yang menerapkann konsep 3 tier yaitu Presentation Tier(User Interface), Business Tier (Application server), dan Persistence Tier(Database).

 Presentation Tier(User Interface) merupakan layer yang diakses langsung oleh user yang berfungsi sebagai client application server.Pada layer ini, SAKTI didesain secara Desktop Base menggunakan JAVA Swing dengan software toolsnya menggunakan Netbean 7.1 dan  Netbean 7.2. Meskipun user interfacenya didesain desktop base, SAKTI tetap dapat dibuat menjadi aplikasi client server/online. User interface setiap modul SAKTI dibuat modular, sehingga jika ada update di salah satu modul, cukup mengganti library untuk modul bersangkutan. Library dari masing – masing modul berupa JAR (Java Archive).

Business Tier (Application server)merupakan layer yang berfungsi sebagai application server yang mengakomodasi seluruh bisnis proses. Biasanya disebut juga bagian backend proses yang mengkomunikasikan masukan atau parameter dari user interface ke database dan keluaran dari database ke user interfacenya. Pada layer ini terdapat 2 bagian yaitu Container Aplikasi yang menggunakan produk JBOSS 7.1 dan bagian Report yang menggunakan produk Jasper Report. Seluruhbackend proses aplikasipada pengembangan SAKTI ini menggunakan JAVA (J2SE) 6 minimal update 32  (jdk 1.6.0_32). Di dalam Container JBOSS 7.1 ini ditempatkan seluruh komponen java yang masing – masing sudah dipetakan sebagai berikut :

1.      Domain Model

Domain model digunakan untuk memetakan relasi tabel di database ke dalam OOP (Object Oriented Programming). Pada pengembangan SAKTI ini, domain modelnya menggunakan metode Hibernate JPA.

JPA (Java Persistence API) adalah spesifikasi yang menjelaskan manajemen dan relasional data dalam aplikasi menggunakan Java SE (Standard Edition) atau Java EE (Enterprise Edition). Sementara Hibernate ORM (Object-relational mapping) yang menyediakan implementasi JPA adalah versi 3.2  ke atas.

 

2.      DAO (Data Access Object)

DAO merupakan suatu konsep untuk membangun sebuah bisnis logic secara terstruktur sesuai dengan Entitas yang terdapat pada Database atau lebih tepatnya berhubungan pada proses manipulasi data pada database.

Konsep DAO yang dipilih pada pengembangan SAKTI adalah EJB 3 (Enterprise JavaBean). EJB merupakan salah satu arsitektur pemrograman JAVA berbasis component model yang scalable, reusable, transactional ,secure dan transparency. Selain itu DAO EJB 3 juga mudah digunakan, sudah terintegrasi dengan solution stack (JDBC,JavaMail,dll), open Java EE Standard, Broad vendor support, Stabil, high quality code base,Clustering, load balancing danfailover.

 

3.      Façade (Business Logic)

Façade merupakan salah satu software desain patern  yang dapat mendefinisikan suatu objek interface yang telah sederhana dari deretan kode yang sangat besar, seperti class library. Pada façade inilah didefinisikan bisnis logic dari masing – masing modul SAKTI. Façade dibangun dalam 2 fungsi yaitu façade yang berfungsi sebagai controller dan façade yang berfungsi sebagai web service. Sebagai controller, façade berkomunikasi dengan DAO menggunakan object params. Sementara sebagai web service, façade berkomunikasi dengan UI melalui protocol network (http) menggunakan XML.

 

4.      Web Service Security

Setiap pemanggilan web service akan di-intercept oleh AuthInterceptor untuk di-authentikasi. Dimana proses authentikasi dan authorisasi sendiri dilakukan pada saat Login. Authentikasi untuk memastikan Pengguna dan Kata Sandi yang dimasukkan benar. Authorisasi adalah proses untuk menentukan hak akses Pengguna berdasarkan Kelompok Penggunanya. Pengguna hanya diijinkan melakukan Login satu kali sampai dilakukan Logout. Jika Pengguna tidak memanggil Logout, session Pengguna akan dihapus otomatis setelah timeout (lama timeout bisa ditentukan).

 

Persistence Tier(Database) merupakan layer yang berfungsi sebagai database server. SAKTI dibangun menggunakan produk Oracle Database. Untuk penerapan SAKTI pada Satker dengan kondisi infrastruktur yang menengah kebawah, digunakan Oracle XE karena selain  open source, juga lebih memudahkan satker dalam melakukan instalasi. Hanya saja produk Oracle XE ini memiliki keterbatasan tempat penyimpanan (storage) dan fungsi pengolahan data. Sementara untuk satker yang besar digunakan Oracle 11 G berlisensi karena memiliki tempat penyimpanan (storage)  yang besar dan kemampuan yang tinggi dalam melakukan pengolahan data. Sehingga dibutuhkan investasi pembelian lisensi dalam penerapannya.

Dengan adanya penerapan konsep 3 tier tersebut pada arsitektur SAKTI, SAKTI dapat dijadikan aplikasi Standalonedan client server.  Untuk SAKTI Standalone, instalasi bagian user interface, application server dandatabase server dijadikan satu dalam 1 PC atau 1 server sehingga tidak membutuhkan jaringan dalam penerapannya. Untuk SAKTI client server, pada PC Client hanya dilakukan instalasi user interfacenya saja. Sedangkan instalasi application server dandatabase server dilakukan pada Server. Sehingga dibutuhkan jaringan untuk menghubungkan PC Client dan servernya.

 

Artikel terkait  :  

Mengenal Framework Pengembangan Aplikasi Custom Web

Mengenal Reporting Software Tools pada Pengembangan Sakti

 

Penulis : Ni Putu Aryanti K.

Pranata Komputer Pertama, Dit. TP

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 1 (2 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :

Persistence Tier(Database)

Persistence Tier(Database) sholat dhuha merupakan layer yang berfungsi sebagai database server. SAKTI dibangun menggunakan produk Oracle Database. Untuk penerapan SAKTI pada Satker dengan kondisi infrastruktur yang menengah kebawah, digunakan Oracle XE karena selain open source, juga lebih memudahkan satker dalam melakukan instalasi. Hanya saja produk Oracle XE ini memiliki keterbatasan tempat penyimpanan (storage) dan fungsi pengolahan data. Sementara untuk satker yang besar digunakan Oracle 11 G berlisensi karena memiliki tempat penyimpanan (storage) yang besar dan kemampuan yang tinggi dalam melakukan sholat istikhoroh pengolahan data. Sehingga dibutuhkan investasi pembelian lisensi dalam penerapannya.

Bagikan Artikel Ini :

TI - SDM IT

Cari tahu jawabannya di halaman  F.A.Q.