Bersinergi untuk mensukseskan SPAN

Jakarta, 23 September 2011. “RPPN (yang terimplentasi dengan SPAN .red) ini menjadi indikator kinerja kita bersama. Kita perlu lebih bersinergi untuk mensukseskannya. Saat ini kita sudah bekerja sama dengan cukup baik, namun demikian, dengan besarnya tantangan yang kita hadapi, kerjasama yang sudah terjalin harus diperkuat lagi.” Hal itu disampaikan Dirjen Perbendaharaan, Agus Suprijanto, dalam acara tim Koordinasi Teknis RPPN Kick Off Meeting, Jumat siang, 23 September 2011 di Aula Gedung Prijadi Praprosuhardjo (eks. MA). Selanjutnya ditegaskan olehnya, bahwa sekarang saatnya menunjukan profesionalisme kita. Oleh karena itu, Sekali lagi saya mengajak Anda semua yang hadir di acara ini untuk memberikan kontribusinya secara maksimal sehingga rencana yang sudah dibuat dapat terwujud.

Pengarahan Dirjen Perbendaharaan tersebut menegaskan kembali perlunya dibangun sinergi yang lebih kuat diantara anggota tim Kortek RPPN. Terlebih lagi pada triwulan terakhir 2011 ini fase pengembangan SPAN akan memasuki User Acceptance Test (UAT). Hasil dari UAT inilah yang akan menentukan go or not go peluncuran SPAN yang rencananya akan dilaksanakan piloting di tahun 2012.

Pada acara yang dihadiri para anggota Tim Kortek RPPN yang berasal dari beberapa unit di Kementerian Keuangan tersebut, juga dipaparkan rencana implementasi SPAN dan SAKTI yang dikaitkan dengan masa peralihan sistem (transition Plan). Dijelaskan oleh Direktur Trasformasi Perbendaharaan, Paruli Lubis, bahwa fase roll out yang semula akan dilakukan selama tahun 2012 akan dipercepat hanya dalam satu semester saja. Dan mulai Juli 2012 seluruh unit diharapkan sudah menggunakan SPAN. Sedangkan untuk Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) akan secara full terimplementasi di tahun 2013, hanya modul penganggaran saja yang diimplementasi lebih dahulu untuk menyusun rencana anggaran tahun 2013. Jadi Januari 2013 baik SPAN maupun SAKTI diharapkan sudah sepenuhnya terimplementasi.

Di Acara yang juga dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kemenkeu, K.A. Badarudin dan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang TI, Bobby A.A. Nazief, serta para pejabat Ditjen Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, Itjen, dan Pusintek, dipaparkan manajemen pelaksanaan UAT SPAN yang akan segera dilaksanakan. Presentasi yang disampaikan oleh Kepala Project Implementation Unit (PIU) SPAN, Denny HS, menjelaskan bahwa UAT akan dilakukan paling cepat 15 Oktober 2011, dengan rentang pelaksanaan sekitar 2 bulan, UAT akan melibatkan sekitar 140-an tester. Mereka akan melakukan pengujian baik fungsionalitas, database, jaringan, dan koneksitas dari SPAN.

Marilah kita berupaya semaksimal mungkin agar proses UAT tersebut berjalan dengan baik. Karena jika gagal tentunya harus dilakukan reschedule lagi, yang berarti implementasi SPAN akan mundur. (Red)

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 2 (3 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :

Pemcatatan Penerimaan

Cari tahu jawabannya di halaman  F.A.Q.